Selasa, 07 Juli 2020

Ikan Baung Spesies Mirip Hiu dengan Harga Puluhan Juta








Sedikit mengejuklan dunia saat ini di perairan sungai Kapuas khusunya Kabupaten Kapuas Hulu Provinsi Kalimantan Barat, ikan yang dulunya biasa-biasa saja dengan harga perkilo 35-50 ribu di pasaran kini dijual dengan harga puluhan juta. Ikan itu adalah ikan Baung Putih yang kini di gencar oleh masyarakat dengan harga yang begitu drastis.
Ikan baung Putih adalah ikan air tawar yang berada di Kepulauan Borneo khusunya Kabupaten Kapuas Hulu Provinsi Kalimantan Barat. Ikan ini mirip dengan spesies Hiu yang hidup di perairan laut namun ikan ini memiliki ukuran yang sangat kecil dari Hiu, ukurannya dengan panjang sekitar 30 cm dan lebar 5 cm.
Ikan baung putih ditemukan orang-orang ketika musim ikan telah tiba, musim ikan yang terjadi kerap hampir dua bulan sekali di musim kemarau tapi terkadang ikan ini langka ditemukan oleh orang-orang setempat dikarenakan spesies ikan ini memiliki warna putih albino yang menarik.
Biasanya orang-orang mendapatkan ikan albino melalui bubu atapun pengilar yang mereka pasang diperairan sungai. Jika sudah mendapatkannya dengan cepat mereka menyebarkannya ke sosial media dan menawarkan kepada toke ataupun bos ikan yang ada di kota.
Lalu berapakah hargai ikan ini, ikan ini biasanya diambil oleh toke ataupun bos China yang telah tertarik dengan ikan baung putih, biasanya mereka menawarkannya dengan harga puluhan juta. Sungguh harga ini merupakan harga yang fantastic jika kita bandingkan dengan dengan gaji pegawai  perbulan.
Hasan Basri warga kampung Suhaid mengatakan pada wawancara (7 juli 2020 ) mengatakan di Kapuas hulu Kecamatan Suhaid sudah pernah mendapatkan ikan ini, biasanya ikan ini ada yang warna albino dan warna merah harganya puluhan juta. Biasanya orang china membeli ikan ini untuk dikonteskan atau dipamerkan di negara lain atau diperkotaan karena ikan ini sama halnya seperti ikan raja tutur pak Hasan. 
Banyangkan jika ikan ini di ambil oleh toke China dengan harga satu ekor 10 juta (sepuluh juta) dan kita mendapatkan 5 ekor ikan dalam satu hari tentu kita akan banyak uang dan sukses secara mendadak. Apalagi jika kita mendapatkan ikan ini dalam hitungan hari perekor tentu kita telah mengalahkan gajinya seorang insinyur ataupun jendral sekalipun.
Bagaiman kita bisa menjual ikan ini ke toke atau bos ikan, untuk hal tersebut di daearah Kecamatan Suhaid Kabupaten Kapuas Hulu Provinsi Kalimantan Barat telah mempunyai jaringan bisnis anak muda, yang mana jaringan tersebut mereka buka untuk mengekspor ikan-ikan langka ke pembeli ikan. Dengan adanya jaringan tersebut masyarakat lebih mudah menjualnya kepada sesama masyarakat setempat dan yang memiliki jaringan akan mengantarkannya ke Toke ataupun bos yang ada di kota ataupun diluar negri.
Lalu apakah ikan ini sangat berguna bagi pembeli yang menawarkan puluhan juta uang untuk membeli satu ekor ikan, tentu dengan ketertarikan mereka pada ikan baung putih ini membuat masyarakat yakin bahwasahnya ikan ini sangat berguna bagi mereka, karena ikan ini dihidupkan kembali diperairan China seperti Thailand dan Malaysia kemudian dibudiyakan kembali agar ikan tersebut tidak menjadi langka. Maka ketika Kapuas Hulu adalah perairan air tawar yang mempunyai banyak ikan langka membuat mereka suka untuk mengunjungi Desa Suhaid Kabupaten Kapuas Hulu.
Kenapa ikan ini harus di jual kepada orang China dan tidak di budidayakan pada dearah setempat karena ketertakutan akan kehilangan ikan tersebut? dengan perekonomian masyarakat suhaid yang suka berbisnis dengan berbagai macam ikan membuat mereka tidak takut untuk menjual ikan langka karena mereka tau ikan tersebut akan selalu ada di perairan mereka selagi perairan tetap menghasilkan ikan karena ikan baung putih di hasilkan dari ikan baung warna coklat yang kini masih banyak diperairan dan kemungkinan besar akan membuahi ikan tersebut kembali.
Inilah yang dinamakan anugrah, ikan yang tidak pernah ada diperairan Suhaid tiba-tiba ada diperairan tersebut serta menguntungkan penduduk setempat. Lagi-lagi ikan adalah objek yang sangat penting selain bisa di makan ikan juga bisa di jadikan hias yang berguna. Tetaplah menjaga ikan dan berilah hubungan yang saling menguntungkan antara manusia dan hewan agar kita bisa mensyukuri nikmat yang telah Allah titipkan.







penulis : Bibi Suprianto
bibisuprianto78@gmail.com
Wawancara : Hasan Basri 
ditulis pada 7 Juli 2020

2 komentar

silahkan sampaikan pesan anda melalui komentar dibawah atau formulir kontak yang tersedia
EmoticonEmoticon